Ian Maatsen, pemain berusia 23 tahun yang memiliki darah Indonesia, mencuri perhatian dengan debut gemilangnya bersama Timnas Belanda.
Penampilan impresifnya tidak hanya menjadi sorotan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai kemungkinan dirinya untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Simak terus pembahasan terbaru dari kami tentang naturalisasi Timnas Indonesia untuk pemain luar negeri, tentu telah kami rangkum di INDONESIA SCORE.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
Darah Indonesia Dalam Diri Maatsen
Ian Maatsen, pemain berusia 23 tahun yang kini merumput bersama Aston Villa, memiliki ikatan yang kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan ibunya yang berasal dari Jawa-Suriname. Fakta ini telah lama menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar sepak bola di Tanah Air, yang berharap dapat melihatnya mengenakan seragam Garuda dan membela Timnas Indonesia.
Keterampilan dan potensi yang dimilikinya dianggap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa depan. Harapan akan kehadiran Maatsen di Timnas Indonesia semakin membara mengingat harga pasarannya yang mencapai 28 juta euro.
Nilai ini mencerminkan kualitas dan potensi yang dimilikinya sebagai seorang pemain sepak bola profesional. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Maatsen diyakini dapat meningkatkan level permainan Timnas Indonesia dan memberikan dampak positif dalam persaingan di tingkat internasional. Hal ini semakin memicu antusiasme para penggemar sepak bola Indonesia untuk melihatnya bergabung dengan skuad Garuda.
Debut Gemilang di UEFA Nations League
Pada tanggal 23 Maret 2025, Ian Maatsen mencatatkan debutnya yang gemilang bersama Timnas Belanda dalam ajang UEFA Nations League melawan Spanyol. Meskipun baru pertama kali tampil di level internasional, Maatsen langsung menunjukkan kualitasnya dengan performa yang impresif di lapangan. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih kepadanya dibayar tuntas dengan kontribusi nyata bagi tim.
Dalam pertandingan tersebut, Maatsen tidak hanya sekadar bermain, tetapi juga berhasil mencetak gol debut yang spektakuler. Gol tersebut tidak hanya menjadi bukti kemampuannya dalam mencetak gol. Tetapi juga menunjukkan kepercayaan dirinya dan kemampuannya untuk bermain di bawah tekanan. Gol debutnya dicetak melalui tendangan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan terobosan dari Xavi Simons.
Baca Juga: Justin Hubner ‘El Preman’ Siap Berkorban untuk Skuad Garuda!
Aturan FIFA dan Peluang Naturalisasi yang Semakin Tipis
Menurut regulasi FIFA, pemain yang telah bermain untuk tim nasional junior di usia 21 tahun atau lebih tidak dapat mengubah asosiasi kecuali memenuhi syarat tertentu. Salah satu syaratnya adalah tidak bermain di turnamen resmi konfederasi. Maatsen telah melanggar aturan ini dengan tampil di UEFA Nations League. Debutnya di level senior bersama Belanda membuat peluang untuk membela Timnas Indonesia semakin tertutup.
Dilema Pilihan: Belanda Atau Indonesia?
Keputusan Ian Maatsen untuk menerima panggilan Timnas Belanda menunjukkan bahwa ia lebih memilih untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya akan selalu menjadi bagian dari identitasnya. Bagi para penggemar sepak bola Indonesia, debut Maatsen bersama Belanda mungkin menjadi pukulan yang mengecewakan. Namun, mereka tetap berharap agar suatu saat nanti, Maatsen dapat mempertimbangkan untuk membela Timnas Garuda, meskipun peluangnya sangat kecil.
Harapan yang Belum Padam
Meskipun peluangnya semakin tipis, harapan untuk melihat Ian Maatsen berseragam Timnas Indonesia belum sepenuhnya padam. Para penggemar sepak bola Indonesia akan terus memantau perkembangan karirnya dan berharap agar suatu saat nanti, ia dapat mempertimbangkan untuk membela negara leluhurnya.