Thursday, April 3INDONESIA SCORE
Shadow

Pelatih USMNT Pochettino Kecewa Mengenakan Kaus AS: Tidak Cukup

Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino tampak kecewa setelah kekalahan mengejutkan 1-0 timnya atas Panama di semifinal Liga Bangsa-Bangsa Concacaf.

Pelatih USMNT Pochettino Kecewa Mengenakan Kaus AS: Tidak Cukup

Ia secara terus terang mengatakan kepada para pemainnya bahwa tidak cukup hanya muncul dengan seragam tim nasional dan berharap menang. kali ini akan membahas informasi menarik mengenai sepak bola hari ini, simak pembahasan ini.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Pentingnya Agresi dalam Sepak Bola

Pochettino mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan melawan Panama. Menurutnya, timnya kurang agresif dan terlalu nyaman di lapangan. Ia merasa para pemain tidak menunjukkan semangat juang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.

Pochettino menjelaskan bahwa dalam sepak bola, agresi itu penting. Tanpa agresi, tim akan bermain terlalu aman dan tidak berani mengambil risiko. Padahal, untuk memenangkan pertandingan, pemain harus berani berduel, merebut bola, dan terus menyerang.

Ia menambahkan, “Jika Anda tidak agresif, itu mustahil karena lawan tahu bahwa kami akan bermain dengan mengandalkan kaki. Anda akan bermain aman dan tidak akan mengambil risiko.”

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Evaluasi Performa Tim

Dalam pertandingan melawan Panama, Timnas AS memang lebih banyak menguasai bola, yaitu 66%. Namun, penguasaan bola ini tidak diimbangi dengan kreasi peluang yang berbahaya. Tim hanya mampu mencatatkan xG (expected goals) sebesar 0,68, yang menunjukkan kurangnya efektivitas dalam menyerang.

Pochettino menyoroti bahwa cara tim mendekati dan memulai pertandingan tidak tepat. Ia merasa di babak pertama, tim bermain terlalu lambat dan nyaman, tanpa menunjukkan agresi yang cukup. Akibatnya, tim kesulitan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.

Setelah turun minum, timnas AS mencoba untuk bangkit. Timothy Weah berhasil melakukan beberapa terobosan dari sisi kiri. Pemain pengganti, Patrick Agyemang, juga memiliki peluang emas untuk mencetak gol, namun sayang, usahanya berhasil digagalkan oleh kiper Panama.

Baca Juga: Riccardo Calafiori Kembali ke Arsenal Setelah Cedera Lutut

Perlunya Perubahan Mentalitas

Pochettino menekankan bahwa timnas AS perlu mengubah mentalitas mereka jika ingin sukses di masa depan. Lalu ia ingin para pemain memiliki mentalitas yang lebih agresif, berani mengambil risiko, dan tidak takut untuk berduel.

Ia juga menyayangkan kurangnya kreativitas dalam tim. Ia mengungkapkan bahwa ia sebenarnya ingin memberikan kesempatan kepada pemain-pemain kreatif seperti Giovanni Reyna dan Diego Luna, namun momen yang tepat tidak kunjung tiba.

“Kami adalah AS,” kata Pochettino. “Anda tidak bisa menang hanya dengan kostum Anda. Anda harus datang ke sini dan menjadi lebih baik, menderita, memenangkan duel, dan bekerja keras. Jika tidak, itu tidak akan cukup.”

Menatap Pertandingan Selanjutnya

Timnas AS akan menghadapi Kanada dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Pochettino berharap timnya dapat menunjukkan performa yang lebih baik dan bermain dengan lebih agresif. Ia ingin para pemain belajar dari kekalahan ini dan menggunakan pertandingan melawan Kanada sebagai kesempatan untuk membuktikan diri.

Pochettino menegaskan bahwa ia ingin melihat timnya bermain dengan lebih berani dan mengambil risiko yang terukur. Ia ingin para pemain memiliki keyakinan untuk memenangkan setiap duel dan merebut setiap bola.

“Jika Anda ingin bermain sepak bola, Anda harus berani mengambil risiko, Anda harus terus maju, Anda harus menang dalam duel, terkadang 50-50. Itulah tujuan saya,” pungkas Pochettino. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik indoskorupdate.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *