Harry Kane memiliki karier yang luar biasa tetapi belum memenangkan trofi utama, tetapi musim 2024/2025 mungkin menjadi akhir dari ‘kutukan’ ini.
Bayern Munchen berada di puncak klasemen Bundesliga dan berpeluang meraih gelar juara. Berikut ini, kami akan memberikan informasi terbaru dari kami tentang sepak bola dan pastinya telah kami rangkum di INDONESIA SCORE.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
Latar Belakang Harry Kane dan ‘Kutukan’ Trofi
Harry Kane telah menjadi pemain yang konsisten dan diandalkan bagi timnya, namun belum meraih gelar mayor baik di level klub maupun tim nasional. Lebih dari satu dekade membela Tottenham, Kane mencapai final Liga Champions musim 2018/2019, tetapi kalah dari Liverpool. Dia juga membawa Tottenham ke final Carabao Cup pada musim 2020/2021, tetapi impian meraih trofi sirna.
Kane juga mengalami hal serupa di Timnas Inggris, dua kali bermain di final Euro (2020 dan 2024) dan dua kali gagal meraih trofi. Kegagalan meraih trofi tidak hanya terjadi di Tottenham, tetapi juga berlanjut bersama Timnas Inggris dan Bayern Munchen pada musim 2023/2024.
Bayern Munchen, yang biasanya dominan di Bundesliga dan selalu meraih setidaknya satu trofi per musim, mengalami musim yang gagal total pada 2023/2024. Kegagalan ini menimbulkan anggapan bahwa Kane membawa ‘kutukan’ karena ketidakmampuannya meraih trofi. Meskipun demikian, Kane tetap bersinar pada level individu. Pada musim 2023/2024, ia mencetak 36 gol dan menjadi top skor Bundesliga, serta mencetak delapan gol di Liga Champions.
Peluang di Musim 2024/2025
Musim 2024/2025 memberikan Harry Kane beberapa peluang untuk mengakhiri ‘kutukan’ trofinya. Bayern Munchen saat ini memimpin klasemen Bundesliga dengan 65 poin, unggul enam poin dari Bayer Leverkusen pada pekan ke-27. Dengan tujuh pertandingan tersisa, peluang Bayern untuk meraih gelar juara sangat terbuka.
Selain Bundesliga, Bayern Munchen juga berkompetisi di Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub, memberikan Kane kesempatan untuk memenangkan trofi bergengsi. Pada 1 Maret 2025, Bayern Munchen unggul delapan poin di puncak klasemen, yang meningkatkan peluang mereka untuk meraih gelar Bundesliga musim ini. Jika keunggulan ini dipertahankan, penggemar Bayern dapat mulai merayakan gelar pada tanggal 3 Mei.
Baca Juga: Viral! Wasit VAR Ini Ketahuan Akses Situs Judol Sebelum Laga Dimulai!
Bayern Munchen dan Peran Harry Kane
Harry Kane memiliki peran yang sangat penting di Bayern Munchen, dengan kontribusinya yang signifikan dalam performa tim. Meskipun kadang tidak mencetak gol, kehadirannya tetap krusial. Kane telah menjadi andalan Bayern, mencetak 21 gol dan memberikan delapan assist di Bundesliga musim ini.
Sebelum ia bergabung dengan Bayern, Kane hampir memenangkan beberapa trofi bersama Tottenham Hotspur, tetapi selalu gagal di akhir. Selama berada di klub Tottenham, Kane pernah finis kedua di Premier League musim 2016/17, serta menjadi runner-up di final Piala Liga 2015 dan 2021, serta final Liga Champions 2019. Dominasi domestik Bayern menjadi salah satu alasan utama Kane memilih bergabung dengan raksasa Jerman ini.
Tantangan dan Harapan
Meskipun Bayern Munchen unggul dalam perburuan gelar, mereka tidak boleh lengah, dan Bayer Leverkusen masih berpotensi mengejar jika Bayern melakukan kesalahan. Sepuluh pertandingan tersisa akan menjadi ujian bagi Bayern dan Kane. Jika mereka ia bisa mempertahankan performanya, gelar Bundesliga musim ini hampir pasti akan menjadi milik mereka.
Bagi Harry Kane, ini menjadi kesempatan emas untuk mengakhiri puasa gelar dan menulis sejarah baru dalam kariernya. Fans Bayern pun berharap Kane bisa menjadi pemicu kesuksesan tim di sisa musim ini. Harry Kane bertekad untuk mengakhiri paceklik trofinya dan fokus untuk meraih trofi klub. Dengan performa yang solid dan dukungan dari tim, Kane memiliki peluang besar untuk mewujudkan impiannya dan mengakhiri ‘kutukan’ yang selama ini menghantuinya.