San Antonio Spurs kembali menunjukkan dominasinya di NBA dengan kemenangan ke-11 secara beruntun, 126-110 atas Brooklyn Nets pada Kamis malam (26/2) waktu AS. Rekor ini menjadi rentetan kemenangan terpanjang Spurs sejak musim 2015-2016, ketika mereka sempat menang 13 kali berturut-turut.

Julian Champagnie tampil gemilang dengan 26 poin, memimpin timnya untuk unggul sejak awal. Spurs berhasil mengontrol permainan meski bintang Prancis mereka, Victor Wembanyama, tampil kurang maksimal. Wembanyama hanya memasukkan tiga dari sembilan tembakan, tetapi sukses memanfaatkan enam kesempatan tembakan bebasnya untuk menambah 12 poin.
Keberhasilan ini juga didukung kontribusi kolektif, dengan tujuh pemain Spurs mencetak angka dua digit. Stephon Castle mencetak 18 poin, sementara De’Aaron Fox dan Devin Vassell masing-masing menambah 14 poin. Kemenangan ini memperkuat posisi Spurs (43-16) di klasemen dan menegaskan konsistensi tim dalam beberapa bulan terakhir.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dominasi Sejak Kuarter Pertama
Spurs membuka laga dengan agresif dan langsung unggul hanya dalam 13 detik. Wembanyama memenangkan tepis mula dan memberikan umpan kepada Castle untuk melakukan dunk dua tangan yang spektakuler. Kuarter pertama berakhir dengan Spurs memimpin 36-22, menunjukkan bahwa mereka mampu mengendalikan tempo pertandingan sejak awal.
Keunggulan terus bertambah di kuarter kedua, terutama melalui tembakan tripoin Champagnie yang membawa Spurs unggul 48-26. Saat jeda babak pertama, tim asuhan Mitch Johnson memimpin 71-56. Pelatih Johnson menilai permainan ini sebagai tanda perkembangan tim karena pemain menemukan berbagai cara untuk memenangkan pertandingan.
Brooklyn mencoba mengejar pada kuarter ketiga dengan memanfaatkan keunggulan 13-4 di awal kuarter, memangkas selisih menjadi enam poin. Namun, Spurs dengan cepat merespons dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 104-84, memastikan kemenangan tetap aman.
Baca Juga: Victor Wembanyama Siap Gemparkan Kontes Slam Dunk 2026
Penampilan Individu dan Kontribusi Tim

Meskipun Wembanyama tampil tidak terlalu efisien dari lapangan, kontribusinya tetap terlihat melalui 8 rebound, 5 assist, 2 steal, dan 2 blok. Hal ini menunjukkan bahwa performa pemain besar tidak hanya diukur dari poin, tetapi juga dari dampak keseluruhan pada permainan.
Julian Champagnie tampil sebagai pencetak angka utama, sedangkan Castle, Fox, dan Vassell menambah stabilitas di sisi ofensif. Kekuatan kolektif ini menjadi kunci kemenangan Spurs, menunjukkan bahwa tim mampu beradaptasi dan tetap kompetitif meski bintang utama tidak tampil maksimal.
Di sisi lawan, Michael Porter Jr. mencetak 24 poin dan 14 rebound untuk Nets, yang kini mengalami enam kekalahan beruntun. Pemain cadangan Day’Ron Sharpe juga menambahkan double-double 14 poin dan 11 rebound. Meski berjuang, Brooklyn tidak mampu menghentikan ritme dominan Spurs.
Tantangan Berikutnya dan Ambisi Spurs
Setelah kemenangan ini, Spurs akan menghadapi tantangan berikutnya melawan New York Knicks pada hari Minggu, waktu AS. Laga ini menjadi kesempatan bagi Spurs untuk terus menjaga ritme kemenangan mereka dan mendekati rekor 13 kemenangan beruntun musim 2015-2016. Pelatih Johnson menekankan pentingnya konsistensi dan adaptasi. Spurs perlu menjaga fokus dan memastikan setiap pemain memberikan kontribusi maksimal, terutama saat menghadapi lawan tangguh di East Coast.
Dengan performa kolektif yang solid dan kemampuan adaptasi setiap pemain, Spurs memiliki peluang besar untuk menorehkan sejarah baru dalam sejarah franchise dan semakin memperkuat posisi mereka sebagai kandidat kuat di babak playoff NBA musim ini. Nantikan terus kabar terbaru seputar olahraga menarik lainnya hanya di indoskorupdate.com.

