Maverick Vinales akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda positif setelah menjalani operasi pada bahu kirinya. Pembalap Tech3 KTM itu sebelumnya mengalami masalah serius akibat pemasangan sekrup yang mengganggu pergerakan dan performanya di awal musim MotoGP 2025.
Cedera tersebut membuat Vinales harus absen dalam beberapa seri penting seperti Austin, Jerez, dan Le Mans. Kondisi ini tentu menjadi pukulan besar bagi dirinya, terutama setelah kecelakaan yang terjadi saat sesi kualifikasi GP Jerman pada Juli lalu. Operasi akhirnya dipilih sebagai langkah terbaik untuk mempercepat proses pemulihan.
Vinales mengakui bahwa keputusan untuk menjalani operasi di tengah musim tidaklah mudah, tetapi sangat penting. Ia menyebut sulit hanya bisa menyaksikan dari pinggir lintasan ketika para rivalnya terus bersaing di lintasan balap.
Proses Pemulihan Intensif dan Latihan Kembali
Setelah operasi, Vinales menjalani program pemulihan intensif di Red Bull Athlete Performance Centre di Austria. Program tersebut dirancang untuk mengembalikan kekuatan fisik, stabilitas otot, dan mobilitas bahu yang sempat terganggu akibat cedera panjang.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya kini mulai membaik. Ia sudah kembali merasakan kekuatan ototnya, meski masih ada beberapa keterbatasan dalam gerakan tertentu yang perlu diperbaiki secara bertahap.
Sebagai bagian dari persiapan comeback, Vinales juga sempat menguji motor supermoto. Latihan tersebut membantunya kembali beradaptasi dengan sensasi berkendara setelah cukup lama absen dari lintasan balap MotoGP.
Baca Juga:Â Rafael Leao Kandidat Kuat Pengganti Marcus Rashford di Manchester United
Tekanan Besar Menjelang Kembali ke Lintasan
Menjelang kembalinya ke Grand Prix Spanyol, Vinales mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya berada di kondisi 100 persen. Meski begitu, ia tetap optimistis bisa kembali bersaing secara kompetitif jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
Situasi ini membuat masa depannya di MotoGP kembali menjadi perbincangan. Sebelum musim dimulai, KTM sempat mempertimbangkan Vinales sebagai salah satu kandidat penting dalam proyek jangka panjang mereka, bahkan untuk menggantikan Pedro Acosta.
Namun, cedera dan performa awal musim yang kurang stabil membuat rencana tersebut berubah. Nama Fabio di Giannantonio kini justru lebih sering disebut sebagai kandidat untuk posisi yang sebelumnya disiapkan untuk Vinales di dalam tim.
Masa Depan Bersama KTM Masih Terbuka
Meskipun situasi sempat berubah, Vinales masih memiliki kontrak satu tahun bersama KTM. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik sepenuhnya sebelum memikirkan langkah berikutnya dalam kariernya.
Hubungan Vinales dengan pihak KTM disebut masih berjalan dengan baik. Ia secara khusus menyoroti kerja sama positif dengan Aki Ajo dan tim teknis yang terus mendukung proses pemulihannya sejak awal cedera. Dengan dukungan tersebut, Vinales berharap bisa kembali ke performa terbaiknya di lintasan MotoGP.
Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi dan kembali menjadi salah satu pembalap yang diperhitungkan dalam persaingan dunia balap motor. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar sepak bola menarik lainnya hanya di indoskorupdate.com.
